Detikaktual.Com, Tangerang - Kabupaten Maluku Tenggara, salah satu wilayah di Provinsi Maluku, menyimpan potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata yang kini mulai menarik perhatian nasional. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Budi Tofi, dalam wawancara pada awak media di APKASI Expo, Kamis (28/8).
"Maluku Tenggara ini bisa ditempuh dari Jakarta melalui jalur udara dan laut. Jika melalui laut menggunakan kapal pelni, perjalanannya memakan waktu kurang lebih empat hari. Namun lebih efisien dengan udara, yaitu penerbangan dari Jakarta ke Ambon selama tiga jam, lalu dilanjutkan dari Ambon ke Langgur selama satu jam," ujar Budi Tofi.
Menurutnya, dua sektor utama menjadi unggulan daerah ini, yakni budidaya rumput laut dan keindahan alam bahari yang memikat wisatawan domestik hingga mancanegara.
"Melalui Peraturan Presiden pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Maluku Tenggara telah ditetapkan sebagai sentra budidaya rumput laut nasional, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)," ungkap Budi.
Di sektor pariwisata, Maluku Tenggara menyimpan destinasi kelas dunia. Salah satu ikon yang menjadi kebanggaan adalah Pantai Ngurbloat, yang dikenal dengan julukan pantai berpasir terhalus di dunia.
"Pasirnya putih bersih, sangat halus, dan bentangan pantainya panjang. Keindahan Pantai Ngurbloat bahkan mendapat pengakuan dari sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno. Ia menyebut pantai ini sebagai salah satu destinasi yang layak dijuluki surga dunia," tambah Budi.
Ia juga mengajak masyarakat, investor, dan pelaku industri pariwisata untuk menjajaki potensi besar yang ada di daerah ini.
"Bukan hanya destinasi wisata, tapi juga peluang kerja sama, investasi, serta pengembangan sektor kelautan yang bisa dikembangkan lebih luas. Ini saatnya Maluku Tenggara naik kelas sebagai destinasi unggulan timur Indonesia," tuturnya.
Dengan kekayaan alam yang masih alami, keramahan budaya lokal, dan dukungan dari pemerintah pusat, Maluku Tenggara kini bersiap menyambut masa depan sebagai poros baru pariwisata dan perikanan Indonesia Timur.